SwapSpace – Pertukaran Crypto Lintas Rantai

ETF Vanguard terbaik untuk dibeli pada 2025

Alien Mind

,

Diperbarui: ,5 mnt

Investasi di Vanguard ETF dapat menjadi pendekatan strategis untuk membangun portofolio yang terdiversifikasi. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara memilih Vanguard ETF terbaik, membahas keuntungan berinvestasi di ETF, dan menyoroti Vanguard ETF teratas yang perlu dipertimbangkan pada 2025.

Cara memilih Vanguard ETF yang tepat untuk portofolio Anda 

Keunggulan utama dari iMemilih Vanguard ETF mana yang akan dibeli mengharuskan Anda menyesuaikan pilihan investasi dengan tujuan keuangan, toleransi risiko, dan jangka waktu Anda. Begini cara memilih portofolio Vanguard ETF terbaik:

  • Tentukan tujuan Anda: Apakah Anda mencari pertumbuhan jangka panjang, pendapatan yang stabil, atau pelestarian modal? Misalnya, investor muda yang berfokus pada pertumbuhan mungkin memilih Vanguard Growth ETF (VUG), sementara pensiunan mungkin lebih memilih Vanguard Total Bond Market ETF (BND) untuk pendapatan yang stabil.
  • Nilai toleransi risiko: ETF berpertumbuhan tinggi seperti VUG lebih volatil, sementara ETF yang berfokus pada obligasi seperti BND memberikan stabilitas.
  • Diversifikasi investasi: Daftar Vanguard ETF mencakup opsi yang meliputi saham domestik, pasar internasional, dan efek pendapatan tetap, sehingga memungkinkan portofolio yang seimbang.
  • Evaluasi Biaya: Rasio biaya rendah Vanguard, seperti VOO’s (Vanguard S&P 500 ETF) 0,03%, secara signifikan meningkatkan keuntungan jangka panjang dibandingkan reksa dana dengan biaya lebih tinggi.
  • Analisis kinerja: Kinerja historis bukan jaminan hasil di masa depan, tetapi memberikan wawasan berharga. Misalnya, VOO secara historis mencerminkan pertumbuhan kuat S&P 500, menjadikannya salah satu yang berkinerja terbaik.

Keuntungan berinvestasi di Vanguard ETF

Berinvestasi pada Vanguard ETF untuk dibeli di 2025 memberikan beberapa keuntungan:

  • Diversifikasi: Satu ETF dapat memberi Anda eksposur ke banyak aset. Misalnya, VTI (Vanguard Total Stock Market ETF) menawarkan akses ke seluruh pasar saham U.S., mengurangi risiko kinerja buruk dari saham individual.
  • Likuiditas: ETF diperdagangkan seperti saham, sehingga investor dapat membeli dan menjualnya sepanjang hari perdagangan pada harga pasar.
  • Efisiensi biaya: biaya rendah Vanguard, seperti rasio biaya BND sebesar 0,03%, memungkinkan investor mempertahankan lebih banyak imbal hasil dari waktu ke waktu.
  • Transparansi: Vanguard ETF mengungkapkan kepemilikan mereka setiap hari, memastikan investor tahu persis apa yang mereka miliki.
  • Efisiensi pajak: ETF biasanya lebih efisien secara pajak daripada reksa dana karena mekanisme creation dan redemption yang unik.
  • Fleksibilitas: Vanguard menawarkan ETF yang cocok untuk berbagai akun, termasuk Vanguard ETF terbaik untuk Roth IRA, seperti VIG (Vanguard Dividend Appreciation ETF) yang dikenal karena potensi pertumbuhan dividennya.

Delapan Vanguard ETF teratas yang perlu dipertimbangkan pada 2025

Mari kita lihat secara detail delapan Vanguard ETF teratas yang perlu dipertimbangkan pada 2025, beserta contoh nyata dan data kinerjanya:

1. Vanguard S&P 500 ETF (VOO)

Pilihan populer bagi investor yang mencari eksposur ke perusahaan besar di AS, VOO melacak S&P 500 Index. Dengan rasio biaya sangat rendah 0,03% dan imbal hasil tahunan terkompon sekitar 12,5% selama 10 tahun, VOO bisa menjadi Vanguard ETF terbaik untuk dibeli sekarang demi pertumbuhan jangka panjang. VOO merupakan opsi menarik bagi investor yang mencari pertumbuhan stabil yang selaras dengan ekonomi AS. 

Kinerja historis: Per 22 Februari 2025, VOO telah mencapai rata-rata imbal hasil tahunan sekitar 12,5% selama satu dekade terakhir. Pada 2024, ETF ini menghasilkan 26%, mencerminkan kinerja kuat di pasar ekuitas AS.

2. Vanguard Total Stock Market ETF (VTI)

VTI mencakup seluruh pasar saham AS, termasuk saham small-cap, mid-cap, dan large-cap. Dengan lebih dari 4.000 kepemilikan, ini adalah fondasi dari portofolio Vanguard ETF terbaik. VTI telah memberikan imbal hasil tahunan terkompon 10 tahun sekitar 11%, menjadikannya ideal bagi investor yang tertarik pada eksposur pasar yang luas.

Kinerja historis: VTI menghasilkan rata-rata imbal hasil tahunan 10,4% dengan penurunan maksimum –51,3%, pulih dalam 134 bulan. Ini menjadikannya opsi yang andal untuk eksposur pasar AS yang luas.

3. Vanguard Growth ETF (VUG)

Berfokus pada saham growth berkapitalisasi besar seperti Apple, Microsoft, dan Amazon, VUG menarik bagi investor yang menargetkan apresiasi modal. Dengan imbal hasil tahunan terkompon 10 tahun hampir 12%, ini bisa menjadi Vanguard ETF dengan kinerja terbaik untuk investor yang berfokus pada growth pada 2025.

Kinerja historis: VUG bersinar dengan imbal hasil tahunan 11,91% selama 30 tahun. Meskipun mengalami penurunan tajam -53,58% yang membutuhkan 144 bulan untuk pulih, ETF ini secara konsisten memberi imbal hasil bagi investor growth yang sabar.

4. Vanguard FTSE Developed Markets ETF (VEA)

VEA mencakup pasar maju di luar AS, termasuk Eropa dan Asia. Dengan rasio biaya 0,05% dan lebih dari 4.000 saham internasional, ETF ini memainkan peran penting dalam diversifikasi global dalam daftar Vanguard ETF mana pun.

Kinerja historis: Dengan imbal hasil tahunan rata-rata 7,4% dan penurunan maksimum –46,7%, VEA pulih dalam 110 bulan. Ini adalah pilihan yang solid untuk diversifikasi global.

5.Vanguard Value ETF (VTV)

VTV berinvestasi pada saham large-cap AS yang dinilai undervalued, termasuk JPMorgan Chase dan Johnson & Johnson. Dengan imbal hasil tahunan terkompon 10 tahun sekitar 10%, ETF ini cocok bagi investor yang mencari imbal hasil stabil dan volatilitas lebih rendah.

Kinerja historis: VTV rata-rata memberikan imbal hasil 9,2% dengan penurunan –48,6%, lalu bangkit kembali dalam 128 bulan. Fokusnya pada saham yang stabil dan menghasilkan pendapatan membuatnya menarik untuk portofolio konservatif.

6. Vanguard Total Bond Market ETF (BND)

Di antara dana obligasi Vanguard terbaik, BND menawarkan eksposur luas ke obligasi investment-grade AS. Dengan rasio biaya 0,03%, BND memberikan yield sekitar 4-5% per awal 2025, menawarkan pendapatan stabil dan diversifikasi dari ekuitas.

Kinerja historis: BND telah memberikan imbal hasil tahunan stabil 3–4%. Dengan volatilitas yang lebih rendah, ini sempurna bagi investor yang memprioritaskan pelestarian modal.

7. Vanguard Dividend Appreciation ETF (VIG)

VIG berfokus pada perusahaan AS dengan rekam jejak kuat dalam meningkatkan dividen. Dengan imbal hasil tahunan terkompon 10 tahun sekitar 11% dan rasio biaya 0,06%, VIG merupakan kandidat utama sebagai Vanguard ETF terbaik untuk Roth IRA, memberikan pertumbuhan pendapatan yang efisien secara pajak.

Kinerja historis: VIG menghasilkan 16,9% per tahun, dengan penurunan –44,8% dan pemulihan dalam 115 bulan. Fokusnya pada pertumbuhan dividen membuatnya menarik bagi investor yang berfokus pada pendapatan.

8. Vanguard Total International Stock ETF (VXUS)

VXUS mencakup lebih dari 7.000 saham non-AS, menawarkan eksposur internasional yang komprehensif. Dengan imbal hasil 10 tahun sekitar 5,4%, ETF ini ideal bagi investor yang ingin melakukan diversifikasi secara global. VXUS sangat penting dalam portofolio Vanguard ETF yang seimbang, terutama bagi mereka yang ingin mengurangi risiko yang berpusat pada AS.

Kinerja historis: VXUS menghasilkan imbal hasil tahunan 5,8%, dengan penurunan –48,2% dan pemulihan selama 122 bulan. Ini bagus bagi investor yang mencari diversifikasi global.

Kesimpulan

Memilih Vanguard ETF terbaik untuk dibeli sekarang melibatkan keseimbangan antara kinerja, risiko, dan diversifikasi. Vanguard ETF teratas yang dibahas di sini melayani berbagai strategi investasi. Untuk akun pensiun seperti Roth IRA, opsi seperti VIG dan BND menonjol sebagai Vanguard ETF terbaik untuk Roth IRA karena profil pendapatan dan stabilitasnya. Selalu pertimbangkan tujuan keuangan jangka panjang Anda dan evaluasi kembali portofolio Anda secara berkala untuk memastikan kesesuaiannya dengan kebutuhan Anda yang terus berkembang. Daftar Vanguard ETF yang komprehensif memastikan ada opsi yang sesuai untuk setiap investor yang menargetkan pertumbuhan, pendapatan, atau imbal hasil seimbang pada 2025.

Bagikan:

Postingan Terkait

Ingin tahu lebih banyak?

Bergabunglah dengan newsletter kami — tetap terinformasi, tetap berdaya.