
,9 mnt
Dominasi Bitcoin di 59%: Apa artinya bagi altcoin?
Baca selengkapnya
Meskipun ada ribuan altcoin yang tersedia di pasar, Bitcoin — mata uang kripto pertama — tetap menjadi aset digital terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar. Dengan mempelajari dinamika pangsa Bitcoin di pasar kripto, beberapa trader menyadari pola pasar tertentu dan mulai mengembangkan strategi trading sesuai dengan pergerakan harga BTC. Namun, apakah dominasi mata uang kripto pertama akan selalu menjadi faktor sepenting itu di pasar kripto? Mari kita cari tahu dalam artikel ini.
Bitcoin Dominance adalah indikator teknikal populer yang diperkenalkan pada 2017 dan digunakan secara luas oleh platform analitik besar. Indikator ini menunjukkan rasio kapitalisasi pasar Bitcoin terhadap total kapitalisasi pasar. Biasanya, 125 token dengan berbagai ukuran dipilih (jumlah ini dapat berbeda tergantung jenis indikatornya), lalu hasilnya dikalikan 100.
Tujuan utama Indeks Dominasi Bitcoin adalah memberikan kepada trader pemahaman menyeluruh tentang situasi pasar secara keseluruhan dan tren yang sedang muncul. Meningkatnya kepercayaan investor terhadap blockchain dapat menyebabkan penurunan dominasi Bitcoin, sementara menurunnya kepercayaan biasanya dikaitkan dengan peningkatan dominasi Bitcoin. Ini karena ketika investor percaya pada blockchain dan potensinya, mereka lebih cenderung menjelajahi mata uang kripto alternatif dan melakukan diversifikasi portofolio kripto mereka.
Perlu dicatat bahwa indikator ini bukan generator sinyal. Indikator ini memungkinkan analisis perubahan harga dari sudut pandang berbeda dan mengantisipasi perubahan di masa depan berdasarkan informasi yang tersedia, dengan menyimpulkan semata-mata dari data yang dikumpulkan dari grafik dominasi Bitcoin.
Indeks ini muncul sebagai respons atas kebutuhan akan ukuran universal yang memungkinkan trader kripto membandingkan banyak altcoin dan menentukan tren pasar terkini mereka. Grafik yang sesuai muncul setelah ledakan ICO pada 2017, tetapi indeks ini baru populer pada 2021.
Indikator itu sendiri tidak memengaruhi apa pun, tetapi pangsa pasar yang ditempati oleh mata uang kripto unggulan dapat memberi petunjuk tentang langkah optimal yang harus diambil. Jika pangsa Bitcoin meningkat, maka klon jaringan Bitcoin sering kali ikut naik. Performa Litecoin, ZCash, dan jaringan lain yang mirip BTC dapat meningkat signifikan karena minat investor.
Namun, korelasi antara altcoin dan Bitcoin tidak selalu jelas. Berikut contohnya. Dengan logika ini, Anda bisa berharap platform yang kompatibel dengan EVM (Ethereum Virtual Machine) - )-compatible akan kehilangan nilai seiring pertumbuhan BTC. Tetapi ini tidak selalu terjadi karena mata uang kripto dari jaringan yang kompatibel dengan EVM sering mendapatkan dorongan pertumbuhan saat dominasi Bitcoin menguat.
Harga BTC secara konsisten menjadi pendorong utama tren pasar kripto. Ketika harga BTC naik, hal ini sering memicu lonjakan harga mata uang kripto lain karena investor ingin memanfaatkan pertumbuhan tersebut. Sebaliknya, penurunan harga BTC dapat menyebabkan harga altcoin turun karena investor menjadi lebih menghindari risiko dan berusaha melindungi investasi mereka.
Beberapa faktor telah berkontribusi terhadap dominasi BTC di pasar kripto. Pertama, ketenarannya, adopsi yang luas, dan sifatnya yang tidak dapat diubah telah menjadikannya mata uang kripto yang paling diterima. Kedua, sifatnya yang terdesentralisasi dan pasokan yang terbatas menjadikannya pilihan menarik bagi investor yang mencari penyimpan nilai. Terakhir, penggunaannya sebagai alat pertukaran dan potensi pertumbuhan jangka panjang telah menjadikannya indikator utama arah pasar secara keseluruhan.
Meskipun Bitcoin (BTC) memiliki pengaruh besar pada pasar mata uang kripto, ada beberapa kasus ketika mata uang kripto lain terlepas dari harga Bitcoin. Misalnya, selama ledakan mata uang kripto pada 2017, harga Ethereum (ETH) melonjak signifikan, bahkan ketika harga BTC tetap relatif stabil. Lonjakan ini dikaitkan dengan meningkatnya adopsi ETH sebagai platform untuk aplikasi terdesentralisasi dan meningkatnya popularitasnya dalam initial coin offerings (ICO).
Namun, ada banyak contoh mata uang kripto yang tumbuh berlawanan dengan pasar, meskipun ada dampak yang dimiliki Bitcoin.
Contoh-contoh tersebut menunjukkan bahwa mata uang kripto lain dapat memperoleh bobot pasar tanpa bergantung hanya pada pergerakan harga Bitcoin.
Beberapa tren yang sedang muncul berpotensi membuat aset kripto terlepas dari harga BTC di masa depan:
Hingga saat ini, kita telah mengamati bahwa tren pasar kripto biasanya selaras dengan harga BTC karena dominasi historisnya, pengakuan merek, dan utilitasnya sebagai penyimpan nilai serta alat pertukaran. Meskipun pernah ada beberapa kasus pelepasan korelasi di masa lalu, faktor-faktor yang menopang dominasi BTC cukup besar dan mungkin menghambat pelepasan korelasi di masa depan. Namun demikian, kasus penggunaan blockchain yang terus berkembang seperti smart contract dan pengembangan aplikasi terdesentralisasi dapat mendorong pergeseran dari dominasi BTC menuju pasar kripto yang lebih terdiversifikasi.
Bagikan:
Bergabunglah dengan newsletter kami — tetap terinformasi, tetap berdaya.

Apakah Anda ingin beberapa cookie?
Kami menggunakan cookie kami sendiri serta cookie pihak ketiga di situs web kami untuk meningkatkan pengalaman Anda, menganalisis lalu lintas kami, dan untuk keamanan dan tujuan pemasaran. Pilih "Terima Semua" untuk mengizinkan penggunaannya.
Kebijakan CookieBeli crypto dengan fiat


USD/ETH
0,000379


USD/BTC
0,000012


EUR/BTC
0,000014