SwapSpace – Pertukaran Crypto Lintas Rantai

Belum ke Bulan, tapi Bintang: Selebriti yang Mempromosikan Mata Uang Kripto

June Katz

,

Diperbarui: ,4 mnt

Metode promosi selebritas yang telah teruji waktu ini tidak luput dari perhatian para pengiklan dan spesialis PR di industri cryptocurrency yang sedang berkembang pesat, karena dalam beberapa tahun terakhir banyak atlet, penghibur, dan aktor papan atas direkrut oleh berbagai perusahaan crypto untuk mempromosikan produk dan layanan mereka. Namun, terlepas dari betapa menarik dan tulusnya dukungan dari idola selebritas terlihat, penting untuk mengingatkan semua calon investor crypto agar berhati-hati, karena para bintang tidak selalu mengutamakan kepentingan para penggemar mereka, baik saat mereka mempromosikan hair gel maupun ICO.

Lionel Messi

Kapten Barcelona Lionel Messi mempromosikan perusahaan Israel Sirin Labs dan menjadi duta merek global mereka pada 2017. Sirin Labs adalah pengembang smartphone blockchain dengan wallet dingin bawaan. Di Instagram-nya, Messi mengaku sangat antusias terhadap teknologi blockchain, yang, tanpa diragukan lagi, tidak luput dari perhatian banyak penggemar dan pengikutnya.

Luis Suarez

Messi bukan satu-satunya bintang sepak bola yang terlibat dalam bisnis cryptocurrency. Mantan rekan setim Messi di Barcelona, sekaligus striker Atlético Madrid saat ini, Luis Suarez telah mengajak para pengikutnya untuk ikut membuat prediksi atas event olahraga di platform prediksi berbasis Ethereum, Stox.

Mike Tyson

Pada 2015, mantan juara tinju kelas berat Mike Tyson mempromosikan ATM Bitcoin. Tiga ATM tersebut, yang semuanya ditempatkan di kota asal Tyson, Las Vegas, dioperasikan oleh Bitcoin Direct, anak perusahaan Conexus Corporation. ATM bermerek Tyson itu menjanjikan layanan instant Bitcoin-to-cash yang tersedia bagi masyarakat umum.

The Game

Sama seperti atlet bintang, para musisi juga cepat bergabung dengan komunitas crypto. Rapper asal AS The Game, yang memiliki dispensari marihuana di Oregon, menyadari potensi blockchain untuk merevolusi industri ganja. The Game bergabung dengan dewan penasihat perusahaan teknologi Paragon, yang bertujuan menyediakan solusi terdesentralisasi bagi bisnis ganja dan konsumen, serta investor eksternal. Namun, pada 2020 Paragon mengumumkan bahwa mereka terpaksa menutup proyek tersebut karena gagal mengatasi berbagai hambatan hukum.

Kanye West

Meskipun tidak ada konfirmasi investasinya di crypto, rapper Kanye West juga turut membantu menarik perhatian publik pada teknologi blockchain. Dalam sebuah wawancara pada 2018, Kanye menyatakan kesediaannya untuk menggunakan cryptocurrency dan mendorong semua orang untuk menantikan masa depan. Setelah wawancara tersebut, Kanye, dengan gaya khasnya, menulis tweet “decentralize”, yang oleh para penggemar crypto diartikan merujuk pada blockchain.

Madonna

Ikon pop Madonna, yang sudah lama dikenal sebagai filantropis, mendukung cryptocurrency sebagai metode pembayaran yang aman selama kampanye penggalangan dana untuk yayasan Raising Malawi. Untuk mengatur penggalangan dana online tersebut, Madonna bekerja sama dengan Facebook dan platform cryptocurrency Ripple.

Johnny Depp

Johnny Depp, yang tetap menjadi salah satu aktor kontemporer paling dikenal, memiliki kepentingan aktif dalam bisnis crypto. Pada 2018, Depp menjadi mitra dalam startup crypto TaTaTu, sebuah platform cryptocurrency yang memungkinkan pengguna menerima token sebagai hadiah karena berinteraksi dengan konten hiburan seperti film atau game. Meski begitu, calon investor crypto harus waspada terhadap dukungan selebritas terhadap ICO. Selama bertahun-tahun, para pengusaha tidak jujur kerap menggunakan tokoh terkenal untuk mempromosikan dan meng-hype ICO serta startup crypto, yang kemudian banyak di antaranya terbukti merupakan penipuan.

Floyd Mayweather

Pada 2017, petinju kelas dunia dan miliuner Floyd Mayweather terlibat dalam mempromosikan ICO dari perusahaan cryptocurrency Centra Tech. Dalam sebuah posting promosi, Mayweather bahkan meminta para penggemar memanggilnya “Floyd Crypto Mayweather” dan mendesak para pengikutnya untuk segera mendapatkan token Centra secepat mungkin. Mayweather juga mengklaim bahwa Centra telah membuat perjanjian lisensi dengan Visa, Mastercard, dan Bancorp. Namun, hal ini ternyata tidak benar. Selain itu, tak lama setelah dukungan awal tersebut, US Securities and Exchange Commission (SEC) menuduh para pendiri Centra, yang telah mengumpulkan $25 juta selama ICO, atas penipuan. Mayweather bersama artis hip-hop DJ Khalid, yang juga mendukung ICO Centra, didenda dengan total $767.500. 

John McAfee

Wirausahawan teknologi John McAfee, paling terkenal karena menciptakan perangkat lunak antivirus McAfee dan gaya hidup rock’n’roll-nya, aktif mempromosikan berbagai ICO, yang membuatnya menerima kompensasi finansial. Selain itu, atas inisiatifnya sendiri, McAfee dengan terkenal membuat prediksi yang sangat berlebihan tentang nilai cryptocurrency, seperti Bitcoin, yang disebut akan mencapai $1.000.000 pada 2020 untuk menarik pengguna baru ke bidang blockchain. Namun, terungkap bahwa McAfee berbohong soal dirinya sebagai investor di beberapa ICO yang ia promosikan. Ternyata McAfee telah menerima puluhan juta dolar untuk promosi yang terbukti sebagai penipuan.


Pada akhirnya, meskipun melihat bintang favorit Anda mempromosikan suatu produk mungkin memberi rasa aman, Anda harus ingat bahwa ini sering kali hanya digunakan sebagai taktik pemasaran. Penting untuk tetap berpikir jernih dan melakukan riset sendiri sebelum mengambil keputusan. Tetapi jika setelah DYOR Anda memutuskan untuk bergerak, entah itu menukar crypto atau membeli beberapa — SwapSpace siap membantu Anda.

Bagikan:

Postingan Terkait

Ingin tahu lebih banyak?

Bergabunglah dengan newsletter kami — tetap terinformasi, tetap berdaya.